Untuk Menimalisir Resiko dalam Kegiatan Usaha, para Pelaku UMKM Harus ‘Melek Hukum’

Pipnews.co.id, Yogyakarta – Kementerian Koperasi dan UKM meminta pelaku usaha supaya lebih ‘melek’ terhadap hukum. Selain itu harus memahami berbagai peraturan yang terkait dengan usaha yang dikelolanya. Hal tersebut dimaksudkan agar membantu memperlancar usaha yang dikembangkan sehingga dapat meminimalisir resiko masalah yang timbul.

Demikian ungkapkan Deputi Bidang Pengembangan SDM, Kementerian Koperasi dan UKM, Rulli Nuryanto, pada acara Seminar Nasional Kewirausahaan dengan tema “Peranan hukum dalam berwirausaha guna mewujudkan kemandirian ekonomi umat” yang diselenggarakan Fakultas Hukum Universitas Muhammadiah Yogyakarta (FH-UMY).

Rulli menambahkan, pengetahuan hukum yang memadai bahkan dibutuhkan hampir di seluruh bidang usaha, baik yang bersifat penjualan barang maupun jasa, baik yang offline maupun online atau memanfaatkan media berbasis tehnologi.

Bahkan imbuh Rulli tak hanya ‘melek’ terhadap hukum dan peraturan, tapi aspek hukum juga perlu dipahami. Sebab kata dia, aspek hukum sangat diperlukan sebagai instrumen dalam menciptakan iklim usaha yang kondusif penumbuhan dan pengembangan kewirausahaan melalui berbagai peraturan perundang-undangan.

“Sementara apabila dilihat dari sisi pelaku usaha atau wirausaha adalah penting, agar setiap individu pelaku usaha bisa ‘melek hukum’ dan memahami berbagai peraturan yang terkait dengan usaha yang dikelolanya,” tambahnya.

Sementara Rektor UMY Dr Gunawan Budiyanto MP mengharapkan seminar tersebut bisa memberi rekomendasi dan masukan bagi FH-UMY. Selain itu diharapkan juga para alumni dapat membuat program untuk membantu mahasiswa yang berprestasi dengan memberikan beasiswa.

“Sehingga kegiatan pertemuan para alumni ini bisa menghasilkan sebuah gagasan baru yang dapat memajukan UMY, salah satunya melalui kegiatan Seminar Nasional Kewirausahaan ini,” ujar Gunawan. (Slamet AW).

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.