Update Jumlah Korban dan Kerusakan Bencana Sulteng

Pipnews.co.id, Palu 01 Oktober 2018

Terkait musibah gempa bumi dan tsunami berkekuatan 7,4 Skala Richter (SR) di Kota Palu, Kabupaten Donggala, Sigi, dan Parigi Mautong, Sulawesi Tengah, Jumat (28/9) pada 18.02 WITA, yang menimbulkan korban jiwa lebih dari 832 jiwa (data Badan Nasional Penanggulangan Bencana/BNPB per 30 September 2018). Proses evakuasi korban masih terus dilakukan. Jumlah korban diperkirakan terus bertambah.

Akibat bencana ini, infrastruktur mulai dari jalan hingga Base Transceiver Station (BTS) rusak. Berikut update terbaru jumlah korban dan kerusakannya:

Senin, 1 Oktober 2018

744 RumahTertimbun Lumpur
Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho menyebutkan lebih kurang 744 unit rumah di Petobo, Palu, tertimbun lumpur hitam.

BNPB Laporkan Jumlah Korban
BNPB melaporkan jumlah korban meninggal dunia gempa dan tsunami Sulteng sebanyak 844 orang. Data ini berbeda yang sebelumnya disebutkan Mabes Polri yakni 1.203 orang.

1.425 Napi Melarikan Diri
Dari 3.220 narapidana di Donggala dan Palu, yang masih berada di sel tahanan hanya 1.795 orang. Laporan ini disampaikan oleh Direktur Jenderal Pemasyarakatan Kementerian Hukum dan HAM Sri Puguh Budi Utami.

Sembilan anggota Polresta Palu Tewas
Kadiv Humas Polri Irjen Setyo Wasisto mengungkapkan pihaknya baru mengidentifikasi 9 anggota polisi di Sulawesi Tengah yang menjadi korban tewas gempa dan tsunami. Sisanya hingga saat ini masih belum ditemukan.

Lebih dari 1.000 BTS Rusak
Presiden Joko Widodo mengungkapkan lebih dari 1.000 BTS rusak. Perbaikan kerusakan sudah dimulai.

Kemungkinan besar korban jiwa akan bertambah, mengingat hingga saat ini proses evakuasi Kabupaten Donggala dan Sigi masih terhambat akibat rusaknya jalan dan putusnya jaringan komunikasi. Pendataan Kerusakan akibat bencana juga terus didata karena beberapa daerah terkena bencana belum lancar saluran komunikasinya. (MAS)

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.