Nasional

UU Koperasi Syariah Didorong Masuk Dalam RUU Koperasi, Itu Kata drh Slamet

Pipnews.co.id, Jakarta 15 September 2018
Anggota DPR-RI akan mendorong keberadaan koperasi syariah masuk ke dalam undang-undang (UU) tentang koperasi. Hal itu dilakukan agar kehadiran koperasi syariah memiliki payung hukum yang jelas.

Anggota Komisi VI DPR RI sekaligus Anggota Panitia Kerja (Panja) Rancangan Undang-Undang (RUU) Koperasi, drh Slamet mengatakan, RUU koperasi ini diharapkan bisa rampung dan disahkan pada 2018 atau sebelum masuk masa kampanye.

“Apalagi pembahasan tentang RUU koperasi sudah cukup lama, oleh karena itu harus segera disahkan,” ujarnya kepada wartawan di komplek DPR-Senayan, Jakarta (14/9/2018).

Kata dia, semangat dalam UU koperasi ini, intinya untuk mempermudah masyarakat mendirikan koperasi. Pasalnya koperasi menjadi salah satu soko guru dari perekonomian nasional.

“Makanya, kami di DPR secara prinsip akan memperjuangkan koperasi syariah masuk dalam UU koperasi,” ucapnya.

Menurut Slamet, pembahasan RUU Koperasi dilakukan setelah sebelumnya Mahkamah Konstitusi (MK) membatalkan UU Nomor 17 Tahun 2012 tentang Perkoperasian. Sehingga pengaturan koperasi untuk sementara mengacu pada UU Nomor 25 Tahun 1992 sambil menunggu UU koperasi yang baru.

“Dalam RUU koperasi nanti akan diperjuangkan adanya bab khusus mengenai koperasi syariah. Hal ini akan memberikan payung hukum terhadap koperasi syariah,” terangnya.

Koperasi yang ada hari ini, sambungnya, hanya yang seperti bank konvesnional pada umumnya. Namun saat ini muncul bank syariah dengan harapan koperasi syariah juga bisa mendapatkan pengakuan.

“Koperasi syariah dalam artian secara prinsip bisnis dan akadnya diatur dengan nilai-nilai syariah, dorongan koperasi syariah ini telah mendapatkan dukungan pemerintah bersama DPR. Kini hanya menunggu kesepakatan tim perumus,” pungkasnya. (Yan)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Back to top button