Nasional

Wakil Menteri Desa: Kini Saatnya Bangkitkan Ekonomi Desa, karena Infrastruktur Sudah Membaik

Pipnews.co.id, Jakarta – Wakil Menteri Desa Pembangunan Desa Tertinggal dan Transnigrasi (Wamen Desa  PDTT) Budi Arie mengatakan, kini saatnya memajukanhu bangkitnya ekonomi di pedesaan, dengan alasan infrastruktur di desa-desa sudah semakin baik.

Masih dikatakan Budi, dengan semakin baiknya infrastruktur di pedesaan yang dibangun secara gencar pada lima tahun terakhir, telah memudahkan masyarakat desa membawa hasil pertaniannya untuk di jual ke perkotaan. “Jadi pada dasarnya, pandemi sekarang ini di satu sisi juga bisa dijadikan sebagai momentum memajukan ekonomi desa,” kata Budi pada Webinar yang digelar bersama HIPMI di Jakarta, Jumat (26/6).

Jadi lanjut Budi Arie Setiadi, sekarang saatnya menggenjot inovasi produk desa dan memajukan ekonominya bersamaan dengan era new normal. Produk desa harus berdaya saing, menguasai pasar Indonesia dan secara bertahap menuju pasar ekspor.

Mantan pimpinan Projo pada Pilpres yang lalu ini menjelaskan, alokasi dana desa dari APBN sepanjang 2015-2019 sudah mencapai Rp 257 triliun. Dana itu dialokasikan untuk pembangunan infrastruktur di desa, salah satunya ialah peningkatan jalan aspal di desa dari angka 61% menjadi 72%. Kemudian elektrifikasi melonjak dari 90% menjadi 97%. “Setelah dibangun infrastruktur, warga dari semua tingkatan menilai kualitas infrastruktur desa sudah relatif sama dengan kota. menjadi pendorong inovasi ekonomi desa,” ujar Budi.

Berkat pembangunan infrastruktur lanjut dia, biaya investasi di desa kini makin menurun. Nah dengan menurunnya biaya tersebut, dia berharap akan makin banyak pelaku usaha lahir dari desa. Sementara itu, Ketua Bidang Tata Ruang PU dan Pembangunan Desa DPP HIPMI Muhamad Ali Affandi yang juga jadi pembicara merespon dan menegaskan, bahwa inilah saat yang tepat untuk menggenjot inovasi desa.

“Peluang untuk memasarkan produk produk yang kaya manfaat, terutama berbagai olahan pangan, baik untuk distribusi se Indonesia maupun ekspor. Teman teman HIPMI siap memberi contoh bahwa kami hanya mengomsumsi profuk desa, bukan produk impor,” tegas Affandi menyambut pernyataan Budi Arie.

Affandi menilai, desa mempunyai potensi ekonomi yang luar biasa. Dengan jumlahnya mencapai lebih 75 ribu desa se Indonesia, kawasan tersebut menjadi salah satu penggerak ekonomi nasional. “Makanya, kami siap menggalang aksi kolaborasi, semacam gerakan HIPMI Kembali ke Desa. Dari hulu ke hilir, teman teman HIPMI siap berkolaborasi,” tandasnya. (Yan).

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Back to top button