Wamendag Jerry Sambuaga: Dorong Ekspor Pangan Ditingkatkan dan Dikembangkan

Pipnews.co.id, Jakarta – Wakil Menteri Perdagangan (Wamendag) Jerry Sambuaga mengatakan, bahwa potensi ekspor pangan Indonesia sangat melimpah. Karena itu, potensi tersebut harus dikembangkan.

“Sangat banyak sekali jenis bahan pangan yang kita hasilkan. Semuanya bisa saja diekspor. Jadi bukan hanya terbatas pada mie instan, kakao atau kopi, tapi semua produk pangan bisa diekspor,” kata Jerry dalam siaran pers (25/8).

Hal itu dikatakannya, saat memberi kata sambutan pada Webinar bertema “Inovasi Pangan Nasional” yang diadakan oleh Accelerice Indonesia Senin (24/8). Webinar ini juga menghadirkan sejumlah pakar, di antaranya Willem Wongso, Prof WG Winarno, Ravindra Airlangga dan Leonard Theosubrata sebagai pembicara.

Menurut Jerry, jenis pangan Indonesia sangat beragam, mulai padi-padian, jagung ikan, kacang kacangan hingga sagu-saguan. Kuncinya menurut Jerry adalah inovasi dalam semua aspek, baik pengolahan, pemasaran, kemasan dan sebagainya. Dalam pengolahan sebuah produk harus mengikuti standard-standard yang ditetapkan negara sasaran negara ekspor. Sebuah negara bisa saja menetapkan standard kesehatan, ekologis dan sebagainya yang harus diikuti oleh pengekspor.

Dalam pemasaran, pendekatan pendekatan marketing harus dilakukan secara komprehensif, mulai dari pameran, business matching, iklan dan seterusnya. Dalam pengemasan juga harus bisa memenuhi standard ekspektasi konsumen agar menarik serta meningkatkan nilai tambah.

Jerry mengatakan, bahwa Kementerian Perdagangan memberikan fasilitasi bagi inovasi inovasi dslam.pengembangn produk ekspor. Sesuai tupoksi.kami, bahwa dalam hal ekspor kita ini ada di hulu. Untuk produksi ada di kementerian lain. seperti kementerian perindustrian, pertanian serta kementerian koperasi dan ukm. Kami memberikan fasilitasi pemasaran dan kemudahan perdagangan lainnya,” ujar mantan Anggota Komisi I DPR RI itu.

Wamendag menjelaskan, yang tak boleh dilupakan adanya perjanjian perdagangan dalam menunjang ekspor produk pangan. Perjanjian perdagangan penting sekali dalam memperluas aspek produk produk Indonesia, termasuk produk pangan baik yang mentah maupun sudah olahan. “Dengan.perjanjisn perdagangan tarif masuk produk dari Indonesia akan diberikan keringanan. atau bahkan bisa.nol perse. Nah, dari situ secara harga bisa bersaing,” kata Jerry.

Menurut Jerry sudah banyak perjanjian perjanjian perdagangan yang sudah diselesaikan. Oleh karena itu ia berharap para produsen Indonesia memanfaatkan kemudahan kemudahan yang dihasilkan dari perjanjian perdagangan itu. Tanpa pemanfaatan yang optimal maka perjanjian perdagangan tidak akan memberikan manfaat nyata bagi produk Indonesia.

“Kami punya 5 FTA-Center (Free Trade Area). Di sana para produsen bisa berkonsultasi bagaimana sebaiknya dalam melakukan ekspor. bagaimana mekanismenya dan sebagainya. Jadi jangan sungkan untuk menghubungi kami. Kami pasti akan membantu seoptimal mungkin. Apalagi sudah.menjadi visi presiden untuk meningkatkan ekspor. Tugas kami lah untuk mengimplementasikan visi presiden tersebut,” kata Jerry. (Yan).

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.