Wirausahawan Pemula Raih Penghargaan UNESCO dan Citi Indonesia

PIPNews, Jakarta – Miftahudin adalah salah satu kaum muda yang memiliki keuletan dan kreativitas tinggi untuk mencapai sebuah kesuksesan. Kesibukan belajar di kampus tidak membuatnya kehabisan energi untuk melakukan inovasi.

Terbukti dia telah menjuarai 13 lomba karya tulis ilmiah tingkat nasional. Ketika Kementerian Koperasi dan UKM menawarkan bantuan permodalan kepada kaum muda yang menekuni bisnis. Miftahudin pun tak melengahkan kesempatan bagus itut. Dia selanjutnya mengajukan proposal tentang usahanya seperti yang disyaratkan.

Lagi-lagi upayanya ini berbuah manis. Proposal yang dikirimkan lolos seleksi dan berhak menerima bantuan modal Rp 12 juta. Bantuan program Wirausaha Pemula (WP) tahun anggaran 2017 ini, kemudian digunakan untuk membeli alat-alat serta bahan baku, guna mengembangkan usaha yang telah dijalankan sekaligus inovasi produk.

Mahasiswa jurusan Pendidikan Kimia FMIPA Universitas Negeri Yogyakarta ini mulai berwirausaha pada 2015, dengan merintis usaha batik yang diberi nama Smart Batik Indonesia. Modal awal yang dimiliki saat itu Rp 5 juta dan dia dibuatkan tiga motif batik, yaitu motif bertema pendidikan, transportasi, dan MIPA.

Berkat kreativitas dan inovasinya dalam melakukan usahanya, Miftahudin Nur Ihsan demikian nama lengkapnya, dinobatkan sebagai penerima penghargaan dalam program Youth Creative Competition yang diselenggarakan UNESCO Jakarta dan Citi Indonesia. Penghargaan yang diumumkan pada 14 Februari 2018 ini mengukuhkannya sebagai penerima penghargaan bidang Kewirausahaan.

Mengetahui generasi muda binaanya berprestasi, Deputi Bidang Pembiayaan Kementerian Koperasi dan UKM, Yuana Sutyowati pun sangat mengapresiasi. Bahwa Miftahudin telah menunjukan kreativitas dan inovasinya dalam mengembangkan usahanya.

Imbuh Yuana, apa yang dicapainya ini sejalan dengan tujuan program WP yang dirancang khusus untuk membantu pelaku usaha mengembangkan usahanya. Masih kata Yuana, program WP ini tidak hanya semata-mata memberikan bantuan uang tapi juga pendampingan, guna meningkatkan kompetensi peserta WP, melalui pelatihan berbagai aspek peningkatan kualitas produk dan pemasaran.

“Kami bangga peserta Wirausaha Pemula menunjukkan perkembangan yang luar biasa, hingga memperoleh penghargaan UNESCO Jakarta dan Citi Indonesia,” katanya, di Jakarta, Senin (26/2).

Sementara Miftahudin mengungkapkan, bahwa program tersebut merupakan puncak rangkaian kegiatan yang diawali dengan kegiatan pembinaan, berupa pelatihan dalam bidang pemasaran, branding, manajemen keuangan serta bantuan Kemenkop dan UKM. “Smart Batik Indonesia juga akan memperoleh pembinaan dan fasilitas pengembangan usaha dari UNESCO Jakarta dan Citi Indonesia,” tutup Miftahudin bangga. (AWeS).

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.