Sila Butik Batik Madura, Digandrungi Petinggi Negeri dan Manca Negara

pipnews.co.id, Pamekasan – Siti Hamidah isa dikatakan sosok yang lekat dengan batik. Sejak anak-anak ia sudah akrab dengan lingkungan yang membuatnya jadi seperti sekarang ini. wanita yang akrab disapa Ida Rizal ini sejak masih sangat belia sudah dikenalkan dengan batik oleh orang tuanya. Ditempa lagi dirinya yang lahir dan besar di Madura yang sejak dulu memang memiliki tradisi berbatik dengan corak yang khas dan amat unik.

Tak heran, jika ia punya tekad menekuni usaha batik saat beranjak dewasa. Ida kemudian mengembangkan usaha dengan brand ciptaannya sendiri yakni Sila Butik Batik. Menurutnya, selain untuk usaha sendiri, Ida juga punya impian ingin melestarikan batik Madura agar tidak punah apalagi dilupakan orang. Mengingat potensi dan keunikan batik Madura ini sangat besar untuk dikembangkan dan disukai pasar.

Non Sila, demikian ia kerap disapa pun tak sungkan masuk keluar kampung dan pedalaman di Madura, demi mempelajari batik-batik khas. Ia pun bertemu langsung dengan para perajinnya. Soal jatuh bangun dalam membesarkan usahanya juga dilaluinya sejak bertahun-tahun. Hasilnya tak sia-sia. Usaha batiknya kemudian mudah diterima dan disukai pasar lantaran unik, khas dengan kualitas baik. “Saya sengaja mengembangkan batik bukan dalam jumlah massal melainkan kelas butik tetapi dengan kualitas yang sangat terjamin,” ungkapnya.

Ida pun mengaku tak perlu waktu lama untuk bisa mencuri hati penggemar batik. Termasuk para pesohor di negeri ini. ia menuturkan batik hasil karyanya sudah dikoleksi para penggede. “Syukur alhamdulillah mulai Pak Habibie, Pak SBY hingga Pak Jokowi dan para menteri menjadi langganan batik saya,” ujarnya bangga.

Tak sekadar itu, batik jualannya pun telah menembus pasar mancanegara, bahkan 27 negara telah rutin menerima batik darinya. Nah, untuk memenuhi permintaan tersebut, Ida membina 1.000 pengrajin batik yang tersebar di 10 kecamatan sentra batik di Kaupaten Pamekasan.

Atas prestasinya itu, wajar jika Sila Butik Batik mendapat apresiasi dari berbagai pihak. Predikatnya sebagai UKM unggulan, membuatnya banyak ingin membantu. Sila Batik Butik Ida ini telah menjadi mitra binaan Telkom, ASTRA, RKB Bank Mandiri, dan lain-lain.

Batik Ida diminati banyak kalangan, lantaran banyak memiliki motif batik sebagai andalannya.  Misalnya ada corak Junjung Derajat yang punya pesan moral napak tilas tangga menuju sukses dalam kehidupan. Menurut Ida, dalam hidupnya banyak ditunjang oleh orang-orang di sekitar, baik keluarga, karyawan, rekan kerja, maupun kolega, maka jika sudah berada di puncak sukses harus bisa berbagi berkah dan manfaat pada mereka serta tidak boleh jumawa. “Kita maju dan sukses karena banyak pihak yang mempengaruhi, untuk itu kita harus pula bisa berbagi manfaat dan berkah pada mereka. Kita jangan jumawa,” ujarnya.

Ada pula motif Puspa Pesona yang merupakan batik tulis Pamekasan dengan nuansa tritik beras tumpah. Motif itu dianggap memiliki pesan moral, bahwa rezeki itu berlimpah ketika seseorang rajin sedekah dan paripurna ketika bisa berkunjung ke Baitullah menjadi tamu Allah.

Ida juga membuat jubah atau gamis yang mengunakan perca batik sebagai kombinasi tapi tidak terkesan tempelan malah menyempurnakan penampilan. Perca batik limbah produksi jika diolah dengan kreatif yang bisa jadi nilai tambah dan nilai jual produk. Moto ramah lingkungan pun menjadi salah satu kelebihan dan keunggulan usaha yang diandalkan Siti Hamidah ini melalui Sila Butik Batik. (Slamet AW).

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.