Hampir Separuh dari 1.033 Koperasi di Indramayu Bubar karena Tidak Aktif

Pipnews.co.id, Indramayu – Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Kabupaten Indramayu melaporkan, bahwa hampir separuh dari jumlah Koperasi yang ada di daerah itu sudah dibubarkan karena tidak aktif lagi. Jumlahnya sebanyak 488 koperasi dari sebelumnya sebanyak 1.033 unit.

Dengan demikian jumlah koperasi yang aktip sekarang ini tinggal sebanyak 545 unit. Begitu dikatakan Kepala Bidang Koperasi Diskoperindag Kabupaten Indramayu Rosidah di kantornya (16/10). “Dengan kata lain yang aktif itu hanya separoh lebih sedikit dari jumlah koperasi yang dibubarkan”, kata Rosidah.

Kata dia koperasi itu dibubarkan karena dinyatakan sudah non aktif dan tidak punya kegiatan apa-apa lagi. Dari pantauan dilapangan, tingkat kesadaran anggota merupakan faktor yang cukup berpengaruh terhadap banyaknya koperasi yang gulung tikar. “Sebagai contoh, papan nama koperasi memang masih ada, tapi pengurusnya tidak ada dan usaha tidak berjalan. Mereka juga tidak pernah mengirimkan laporan kepada kami,” kata Rosidah. Seraya menambahkan. tidak adanya laporan membuat pemerintah daerah tidak bisa melakukan pengawasan terhadap koperasi tersebut.

Padahal kata dia, Diskoperindag memiliki tugas untuk mengawasi untuk memastikan kegiatan di koperasi berjalan dengan lancar. Misalnya ada peningkatan omset dan jumlah anggota atau tidak. Meskipun demikian Rosidah merasa cukup puas, karena Reformasi Total Koperasi di Indramayu berjalan lancar, setidaknya dalam hal menertibkan dan membubarkan koperasi yang tidak aktif lagi.

Menurutnya, fenomena banyaknya koperasi dibubarkan bukan hanya terjadi di Kabupaten Indramayu. Hal itu juga dilakukan oleh daerah lainnya, seiiring dengan reformasi total koperasi yang dicanangkan Kementerian Koperasi dan UKM. Dia menambahkan, keterbatasan modal yang dimiliki tak jarang membuat koperasi sulit untuk bertahan dalam jangka waktu yang lama.

Sejauh ini upaya yang dilakukan pemerintah daerah yaitu terus melakukan pembinaan dan pengawasan. Contoh pembinaan yang telah dilakukan yakni pemerintah daerah, diantaranya siap mengirim personel kepada koperasi jika menemui kesulitan misalnya soal penyusunan administrasi.” Kita melakukan pembimbingan melalui pendamping yang disiapkan Diskoperindag,” imbuhnya. (Yan).

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.