Jika Semua Unsur K/L Sinergi Membina UMKM, Angka Kemiskinan akan Turun Drastis


Pipnews.co.id, Bandar Lampung – Kontribusi UMKM bagi perekonomian bangsa sangat besar dan berperan menurunkan angka kemiskinan. Sudah sewajarnya kalau keberpihakan pemerintah pada mereka terus besar dari waktu ke waktu.

Kata lainnya, bicara tentang UMKM berarti bicara tentang nyawa bangsa.  UMKM, rohnya untuk mencapai ‘Indonesia Emas’ kelak. Bukti kontribusi UMKM bagi perekonomian bangsa sangat besar, karena jumlah pelaku UMKM mencapai 99,7% dengan sumbangan PDB sebesar 60,34%. Demikian kontribusi terhadap total tenaga kerja juga 97%. Meskipun kontribusi ekspor masih di kisaran 14,17%. 

Demikian diungkapkan Sekretaris Kementerian Koperasi dan UKM Rully Indrawan, saat membuka acara Sinergitas Kementerian Koperasi dan UKM dengan Pemerintah Lampung, Pemerintah Provinsi Jawa Barat, Paguyuban Pasundan dalam Rangka Mendukung Ekspor di Lampung, Minggu, (18/08).

Rully menambahkan, dalam sinergi tersebut juga dilakukan berbagai pelatihan bagi pelaku UMKM dan pemberian pembiayaan lewat LPDB-KUMKM kepada pelaku UMKM.

Di sisi lain Rully juga mengatakan kalau UMKM masih menghadapi banyak masalah mulai permodalan, pemasaran dan lainnya. Ia mengaku mendapat kiriman WA setiap hari dari pelaku UMKM yang mengeluhkan berbagai permasalahan yang dihadapi. Juga sangat banyak pelaku UMKM terjerat oleh rentenir. “Kita sedih, usaha yang dikerjakan dari pagi sampai malam akhirnya disetor ke rentenir,” sesal Rully.

Untuk itulah ia mendukung kegiatan sinergi program dengan daerah dilaksanakan. Hal tersebut untuk mendorong kegiatan pengembangan UMKM di daerah segera terealisasi. “Makanya keberpihakan pada UMKM harus lebih ditingkatkan lagi. Salah satunya, fakta perbankan hanya mampu menyediakan pembiayaan sebesar 19% bagi UMKM. Itu artinya hanya 12 persen saja UMKM yang mampu mengakses perbankan. Selebihnya mereka mengakses pembiayaan dari modal sendiri, meminjam dari rentenir dan lainnya,” tandasnya.

Karena itu kata dia, pertumbuhan ekonomi Indonesia dalam beberapa tahun terakhir hanya di kisaran lima persen. Padahal, jika kontribusi UMKM meningkat, pertumbuhan ekonomi nasional akan terdongkrak. Rully juga menyimulasikan jika omzet UKM meningkat 30% akan menaikkan pertumbuhan ekonomi menjadi 7 persen. “Tidak hanya pertumbuhan ekonomi, meningkatnya omzet UMKM juga menurunkan angka kemiskinan dan gini rasio. Kemiskinan dapat menurun ke titik terendah,” tegas Rully.

Pembinaan UMKM yang saat ini dilakukan oleh 18 Kementrian/Lembaga (K/L) Ia mengharapkan ada sinergi dan koordinasi antara semua unsur K/L dan pemda. Bahkan kata dia pun tidak cukup, sehingga perlu melibatkan pemangku kepentingan lain, swasta, BUMN, organisasi kemasyarakatan, kampus.

Kerja sama Paguyuban Pasundan

Dalam acara tersebut sekaligus dilakukan MoU dengan Paguyuban Pasundan untuk membantu pengembangan UMKM di Lampung. Perlu diketahui, Paguyuban Pasundan telah membina 1.400 kelompok yang tersebar di seluruh Indonesia.

“Kami siap membantu UMKM di Lampung untuk berbagi pengalaman, agar dapat tumbuh bersama dengan pelaku usaha lainnya,” kata Ketua Paguyuban Pasundan Prof. Dr. Didi Turmudzi.

Didi mengatakan Paguyuban Pasundan merupakan organisasi yang dibentuk untuk memerangi kebodohan dan kemiskinan. Didirikan tahun 1913, organisasi ini bersifat terbuka yang anggotanya bukan berdasarkan darah Sunda tapi kultural. Setiap orang yang pernah mengenyam pendidikan di Jawa Barat dapat menjadi anggota Paguyuban Pasundan.

Hadir pada acara tersebut Pj. Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Fahrizal Darminto,  Deputi Bidang Produksi dan Pemasaran Kementerian Koperasi dan UKM Victoria br. Simanungkalit, Deputi Bidang Pembiayaan Kementerian Koperasi dan UKM Yuana Sutyowati dan Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Lampung Isron Fadtricar.

Pada saat yang sama juga dilakukan persetujuan pembiayaan dari LPDB-KUMKM kepada Koperasi Baitul Qira’at Baburrayan – Aceh sebesar Rp 10 miliar dan kepada Koperasi Bina Masyarakat Utama – Lampung sebesar Rp 5 miliar. (Slamet AW).

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.