Kemenkop Harapkan Kemitraan dengan India akan Perkuat Eksistensi UMKM Hadapi Revolusi Industri 4.0

Pipnews.co.id, Denpasar – Kementerian Koperasi dan UKM mengharapkan kemitraan dan kerja sama antara Indonesia dan India akan mampu memperkuat eksistensi UMKM dalam menghadapi era revolusi industri 4.0.

Hal itu disampaikan Sekretaris Kementerian Koperasi dan UKM, Meliadi Sembiring, saat menyampaikan keynote speech dalam acara “2nd International Seminar on Art, Culture and Tourism” di Gedung Ksirarnawa, Institut Seni Indonesia (ISI) Denpasar, Bali, pada Minggu (13/01).

Menurutnya seminar yang dihadiri berbagai pemangku kepentingan, termasuk dari Orissa Governments Ministers India itu, bisa mendatangkan manfaat yang besar bagi pelaku UMKM.

Selain itu Kemenkop juga menyambut baik ditandatanganinya nota kesepahaman bersama terkait Kalinga Bali Yatra Festival, antara Indian Orissa State Government dan Cendekiawan Kraton Nusantara.

“Kami sangat berharap kegiatan ini akan mendatangkan dampak langsung bagi masyarakat secara umum dan khususnya bagi UMKM dan koperasi Indonesia dalam kaitannya untuk mengembangkan dan menumbuhkan usaha mereka,” ujarnya.

Seminar dengan tema Integrating Art, Culture, and Tourism to Embrace The Industrial Revolution 4.0 itu, dianggap Meliadi menjadi ekspresi dan sarana, khususnya bagi Indonesia untuk mengingat kembali, bahwa seni dan budaya telah berkembang sejak nenek moyang menjadi tradisi yang diwariskan secara turun-temurun.

“Seni dan budaya sering dihasilkan dan diekspresikan sebagai hasil karya kerajinan yang menjadi daya tarik tersendiri, dan dijual kepada turis yang terkait dengan sektor pariwisata,” tandasnya lagi.

Meliadi menambahkan, berbicara soal pariwisata memiliki korelasi positif terhadap sektor UMKM. Bila pariwisata berkembang di suatu wilayah akan mempengaruhi UMKM untuk tumbuh, seperti toko suvenir, usaha kuliner dan homestay.

Masih kata Meliadi era Revolusi Industri 4.0 ini, teknologi terkini dapat mendorong masyarakat di suatu bangsa berinteraksi secara intensif dengan masyarakat di seluruh dunia yang berefek pada pola hubungan antara manusia.

“Ini sangat relevan ketika kita bicara tentang budaya. Kita berharap ada berbagai sinergi budaya antar negara yang tidak hanya berpengaruh pada satu pihak tapi juga mendatangkan nilai tambah baik dan budaya yang spesifik,” katanya.

Untuk itu pihaknya mendorong pemanfaatan teknologi informasi agar lebih mengetahui dan memahami masing-masing budaya di negara yang berbeda. “Ini memungkinkan kita untuk memiliki kebijaksaan universal dari adanya percampuran local wisdom di masing-masing negara,” tandasnya.

Dengan demikian kerja sama dengan negara lain termasuk India menjadi tidak terelakkan, terlebih banyak budaya di Tanah Air yang berkembang dari pengaruh bangsa lain. termasuk salah satunya India.

Meliadi pun berharap ajang tersebut bisa menghasilkan banyak masukan bagi pemerintah dalam upaya mendorong perkembangan UMKM, agar makin mampu meningkatkan usahanya, menciptakan lapangan kerja, mengurangi angka pengangguran, terutama di sektor pariwisata sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan bersama. (Slamet AW).

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.