Pemprov Jatim Beri Peran Koperasi Ikut Atasi Kemiskinan di Desa-desa Miskin


Pipnews.co.id, Surabaya – Pemprov Jawa Timur memberikan apresisasi terhadap Dewan Koperasi Wilayah (Dekopinwil) atas kinerja yang dilakukannya dalam membina koperasi di Jatim.  Dari total jumlah 31.500 koperasi di Jatim, yang aktif 27.500 koperasi.

Besaran angka koperasi yang aktif tersebut dinilai sudah sangat besar. Sementara sisanya yang 10% itu perlu terus dilakukan pembinaan. Demikian diungkapkan Wakil Gubernur Jawa Timur, Elistianto Dardak, dalam puncak acara Harkopnas tingkat Provinsi Jawa Timur, di Semambung, Sidoarjo, Sabtu, (27/7).

Dardak menambahkan, diakui atau tidak singapura sudah memiliki teknologi yang bisa bersaing dengan Jepang dan Australia. Bahkan bisa jadi,  Singapura sudah mengalahkan Jepang dan Australia. Dari sisi teknologi, tidak mungkin kita berperang face to face dengan Singapura. “Oleh karena itu, kita memilih opsi untuk bersinergi dengan Singapura. Khususnya dalam menyambut revolusi Industri 4.0 ini,” tandasnya.

Masih lanjut Emil Dardak, kini di Singapura sudah ada jenjang Magister (S2) khusus untuk Industri 4.0. dan hal itu diakuinya sungguh luar biasa. Demikian di Venezuela, pada saat presiden Hugo Chaves, kata Wagub, setiap perguruan tinggi wajib untuk membuat koperasi pada setiap tahun kelulusan. “Mahasiswa baru diwajibkan menjadi anggota koperasi, pajak koperasi diberi keringanan bahkan dihapus, kredit mikronya dibantu, undang-undang ditetapkan bahwa setiap pekerjaan/proyek yang bersumber dari APBN diberikan kepada koperasi,” jelasnya lagi.

Hingga akhirnya pada 2008 Imbuh Wagub, di sana telah terbentuk 260.000 koperasi berdiri, tetapi akhirnya saat ini tinggal tersisa 70.000 koperasi. Menurutnya usaha koperasi harus didasari rasa memiliki, sehingga usaha tersebut bisa berjalan maksimal. “Koperasi sulit menjadi koperasi yang kuat kalau tidak ada rasa memiliki terhadap koperasi,” ujar Dardak.

Untuk itu sambung Wagub, Gubernur Jawa Timur betkomitmen akan mengurangi kemiskinan di desa. Dan koperasi bisa memainkan peranan di dalamnya. “Kami memiliki kebijakan melalui perda bahwa minimarket (asing) diperbolehkan masuk asalkan berdiri di atas koperasi,” pungkasnya. (Anang).


Wagub Provinsi Jawa Timur Dr Elistianto Dardak

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.