KPPN Beri Penghargaan Bergengsi Kepada Kemenkop dan UKM

Pipnews.co.id, Jakarta – Kementerian Koperasi dan UKM mendapatkan penghargaan dari Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Jakarta VI, selaku (Bendahara Umum Negara). Lembaga tersebut selalu memberikan apresiasi terhadap Satuan Kerja (Satker) Terbaik Kementerian/Lembaga sebagai mitra kerja dari pelaksanaan Rekonsiliasi dan Penyampaian LPJ Bendahara ke KPPN Jakarta VI yang berkinerja terbaik.

Dalam penilaian dan penyerahan apresiasi terbaik tersebut, pada kesempatan kali ini giliran Satker Pengembangan Sumber Daya Manusia, Kementerian Koperasi dan UKM yang mendapat apresiasi terbaik (Juara Umum) dalam pelaksanaan rekonsiliasi dan Laporan Pertanggung Jawaban (LPJ) Bendahara selama Semester I TA 2019.

Penghargaan rekonsiliasi merupakan apresiasi penilaian terbaik yang dilakukan KPPN Jakarta VI dalam proses pencocokan data transaksi keuangan antara Satker Kementerian/Lembaga dan KPPN. Sedangkan penghargaan LPJ Bendahara adalah apresiasi penilaian terbaik yang dilakukan KPPN Jakarta VI terhadap seluruh Satker mitra kerja KPPN Jakarta VI dan Kementerian/Lembaga dalam bidang pertanggungjawaban bendahara atas uang persediaan yang dikelola Bendahara Satker Kementerian/Lembaga kepada KPPN selaku Bendahara Umum Negara.

“Upaya yang dilakukan Deputi Bidang Pengembangan SDM selaku Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) telah mendapat apresiasi penghargaan tersebut. Ini berkat kerja keras kita semua di jajaran Deputi Bidang Pengembangan SDM Kemenkop dan UKM,” tandas Deputi Bidang Pengembangan SDM Kemenkop dan UKM Rulli Nuryanto dalam rilisnya di Jakarta, (23/07).

Rulli menambahkan, beberapa langkah yang telah dilakukan, diantaranya dalam pelaksanaan kegiatan dan anggaran selalu berpedoman pada ketentuan yang berlaku. Kedua, mengoptimalkan personil pelaksana dan melakukan pemantauan pelaksanaan setiap minggu. Ketiga, melakukan koordinasi internal dan eksternal dalam menyelesaikan permasalahan-permasalahan secara bersama. “Yang tak kalah penting kita terus terlibat aktif dalam mencari informasi-informasi terbaru dalam tata kelola keuangan,” jelasnya lagi.

Masih kata Rulli, penghargaan tersebut sangat bermakna bagi dirinya dan seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Deputi Pengembangan SDM, dalam mewujudkan kinerja pengelolaan anggaran yang baik, sebagaimana ketentuan dan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Untuk mencapai penghargaan tersebut, lanjut Rulli, harus memenuhi 12 Indikator Kinerja Pengelola Anggaran (IKPA) sesuai ketentuan yang berlaku, yaitu PMK Nomor 190/PMK.05/2012 tentang Tata Cara Pembayaran Dalam Rangka Pelaksanaan Anggaran Pendapatan Belanja Negara.

“Tantangan ke depan, kami akan terus berusaha dan bekerja dengan baik guna tercapai penilaian sempurna dari 12 indikator kinerja pengelola anggaran. Upaya tersebut sebagai wujud dukungan reformasi birokrasi dalam pengelola anggaran,” pungkas Rulli. (Slamet AW).

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.