Pegiat dan Pejabat Pembangun Koperasi Dianugerahi Penghargaan oleh Pemerintah


pipnews.co.id, Purwokerto – Setiap menjelang acara puncak peringatan Hari Koperasi Nasional (Harkopnas), selalu ada orang-orang diistimewakan karena prestasi dan hasil kinerjanya yang bermanfaat bagi banyak orang. Mereka terdiri para tokoh, pejabat, penggerak dan praktisi yang dianggap memajukan koperasi di tanah air.

Seperti dalam rangkaian peringatan Hari Koperasi Nasional ke-72 di Purwokerto, pada Kamis (11/7) juga dilakukan pemberian penghargaan, yang diberikan langsung oleh Menteri Koperasi dan UKM, AAGN Puspayoga. Tepatnya kategori penghargaan itu adalah Koperasi Berprestasi dan Jasa Bakti Koperasi kepada sejumlah kepala daerah, tokoh penggerak koperasi dan pengurus koperasi.

Menurut Sekretaris Kementerian Koperasi dan UKM Prof. Rully Indrawan,  penghargaan tersebut merupakan bentuk apreasiasi pemerintah terhadap insan koperasi di tanah air. Pemerintah menilai koperasi di tanah air telah mengalami banyak perkembangan dan memberikan kesejahteraan bagi anggotanya. Diharapkan koperasi di Indonesia semakin maju dan setara koperasi dunia. “Penghargaan ini untuk meningkatkan citra koperasi di masyarakat dan sekaligus memberikan motivasi bagi koperasi untuk berkarya lebih baik,” ujarnya.

Di antara koperasi yang menerima dari Menkop dan UKM adalah Koperasi Telekomunikasi Seluler (Kisel) atas capaiannya masuk dalam jajaran koperasi besar dunia. Dalam laporan tahunan yang baru dirilis World Cooperative Monitor pada 2018, Kisel menduduki peringkat 94 dunia dari 300 koperasi besar dunia dan peringkat pertama untuk kategori Other Services atau Jasa Lainnya.

Penilaian dalam pemberian penghargaan bagi Koperasi Berprestasi, ada tiga aspek. Yakni aspek kelembagaan, usaha dan keuangan. Setelah melalui kriteria tersebut, koperasi yang masuk Kategori Berprestasi, terdiri 20 koperasi konsumen, 10 koperasi produsen, 12 koperasi simpan pinjam, dua koperasi pemasaran dan 6 koperasi jasa.

Khusus untuk tanda penghargaan Jasa Bakti Koperasi, diberikan kepada pihak yang berperan aktif dalam mensukseskan pembinaan dan pengembangan koperasi dan UKM di wilayah kerjanya, sehingga menjadi contoh bagi masyarakat lain.

Adapun penghargaan atau Jasa Bakti Koperasi dan UKM, diberikan kepada bupati/walikota, kepala dinas, pengurus koperasi dan tokoh masyarakat. “Para penerima penghargaan adalah orang-orang yang memberikan kontribusi lebih dari seharusnya demi kemajuan koperasi,” jelas Rully lagi.

Untuk Bupati penerima penghargaan, antara lain Bupati Bangka Tengah, Bulukumba, Lombok Barat, Tana Toraja, Semarang, Purworejo, Penukal Abab Pematang Ilir, Tanjung Jabung Barat, Pekalongan, Grobogan, Luwu Timur, Subang dan Wakil Bupati Demak.

Sementara Walikota yang menerima penghargaan yakni WalikotaTanjung Balai, Salatiga, Madiun, Palopo, Demak, dan Wakil Walikota Banjar Baru. Sedangkan penghargaan Jasa Bakti Koperasi diberikan kepada Pemda yang memiliki nomenklatur tunggal Dinas Koperasi dan UKM, yakni Kabupaten Bandung, Kota Sorong dan Kota Bogor.

Menurut Wakil Bupati Bandung Gungun Gunawan, pembentukan nomenklatur tunggal agar pengembangan koperasi dan UKM, baik dalam pembinaan dan anggaran lebih fokus. Melalui nomenklatur tunggal imbuh Gungun, Kabupaten Bandung dapat mempercepat pertumbuhan koperasi dan UKM, sehingga ekonomi kerakyatan makin meningkat.

Adapun bagi Bupati Pekalongan Asip Kholbihi, menganggap kunci utama strategi pengembangan koperasi dan UKM adalah dengan kebersamaan dan gotong royong. Demikian Wakil Walikota Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Darmawan Jaya Setiawan, menyatakan berterima kasih atas penghargaan tersebut. Ia menegaskan sudah menjadi komitmennya, memajukan koperasi dan UKM di daerahnya. Pimpinan memang berkewajiban mendorong dinas-dinas yang ada, khususnya Dinas Koperasi untuk terus berprestasi. “Dalam arti membina koperasi yang terbaik, karena koperasi yang sehat akan mampu menyejahterakan anggotanya,” tandasnya. (Slamet AW).

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.