Peringatan Harkopnas di Jakarta tetap Semarak, Diwarnai Selebrasi Baliho Besar


pipnews.co.id, Jakarta – Kemeriahan memperingati Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) ke – 72, ternyata tidak mendominasi kota ibukota Kabupaten Banyumas, Purwokerto – Jawa Tengah saja. Tetapi di lingkungan Kementerian Koperasi dan UKM – Jakarta  juga tak kalah meriahnya. Ditandai adanya selebrasi baliho besar dengan ukuran 10 x 5 meter berlogo Harkopnas ke – 72, dibawa oleh para peserta, pada upacara Harkopnas di lapangan Kantor Kemenkop dan UKM.

Dalam peringatan Harkopnas ke – 72 tersebut dipimpin oleh  inspektur upacara Herustiati (Staf Ahli Menteri Koperasi dan UKM Bidang Produktifitas dan Daya Saing Kemenkop dan UKM) mewakili Menteri Koperasi dan UKM.

Dengan adanya aktifitas selebrasi masal tersebut, memberikan makna bahwa disetiap Harkopnas di Kemenkop dan UKM, selalu memiliki nilai kebersamaan, kekeluargaan dan kegotong royongan. “Kegiatan Harkopnas di lingkungan Kemenkop dan UKM ini bukan hanya dihiasi dengan selebrasi baliho saja dalam apel, tapi juga dihiasi dengan baju dan seragam peserta apel yang menggunakan sarung dan tenun milik pelaku usaha kecil dan menengah (UKM),” ujar Herustiati.

Ia menambahkan di Harkopnas ini, sekaligus sebagai ajang mempromosikan  produk milik UKM, selain berbagai rangkaian acara kegiatan lomba. Masih dalam pidatonya, bahwa tantangan baru yang dihadapi dunia perkoperasian saat ini, tidak hanya sekedar mengubah cara berbisnis dengan memanfaatkan perkembangan teknologi informasi semata. Tetapi juga menyangkut persoalan mindset dan perubahan dalam sistem tata kelola. “Dalam konteks ini, maka koperasi harus melakukan reformasi total terhadap sistem kepranataan yang sudah berjalan selama ini,” tandas Herustiati.

Terkait program reformasi total yang telah dijalankan dalam rentang waktu lima tahun terakhir, kata dia, pada dasarnya mendorong koperasi untuk dapat beradaptasi dan bertransformasi menghadapi lingkungan yang senantiasa berjalan dinamis. “Untuk itu koperasi disiapkan selalu berkreativitas dan inovasi yang tinggi untuk menata organisasi dan strategi bisnisnya,” ucapnya.

‌Guna mengimplementasikan strategi bisnis tersebut, imbuh dia, pemerintah berharap kepada koperasi untuk terus memanfaatkan teknologi digital, dengan menggunakan platform e-commerce aplikasi retail online dan pengembangan aplikasi-aplikasi bisnis lainya. “Dengan demikian gerakan koperasi mampu merangkul generasi millenial, yang saat ini jumlahnya telah mencapai sepertiga dari totalitas penduduk Indonesia,” pungkasnya. (Slamet AW).

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.