Zakat Sangat Potensial untuk Kembangkan Ekonomi Umat

pipnews.co.id, Jakarta – Kementerian Koperasi dan UKM telah menjalin kerja sama dengan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas). Kerja sama tersebut bertujuan untuk mewujudkan sinergi dalam memberdayakan usaha mikro dari kalangan mustahik. Sekaligus mengoptimalkan fungsi maal dalam pengelolaan zakat, infak, dan sedekah yang selama ini belum dilaksanakan dengan baik oleh Koperasi Simpan Pinjam Pembiayaan Syariah/Unit Simpan Pinjam Pembiayaan Syariah (KSPPS/USPPS).

Dengan kerja ssma tersebut, KSPPS/USPPS koperasi diberikan kesempatan sebagai Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Baznas. Melalui pendayagunaan dana zakat, infaq, dan sedekah yang bersumber dari anggota koperasi dan masyarakat itu, makin bmendorong peran KSPPS/USPPS Koperasi dalam pemberdayaan masyarakat miskin, untuk menjalankan usaha produktif sebagai pelaku usaha wirausaha pemula.

Demikian disampaikan Deputi Bidang Pembiayaan, Kementerian Koperasi dan UKM, Yuana Sutyowati pada acara penandatanganan MoU antara Kemenkop UKM dengan Baznas , di Jakarta, Senin (27/5).

Yuana menambahkan, potensi zakat di Indonesia sangat besar. Diperkirakan mencapai Rp230 triliun, sedangkan yang tergarap saat ini baru mencapai Rp8,1 triliun atau hanya 3,5%. Untuk itu lanjut Yuana, upaya penghimpunan dana zakat perlu ditingkatkan melalui perluasan jaringan pengumpul zakat melalui pembentukan UPZ KSPPS/USPPS Koperasi di seluruh pelosok negeri. “Ini dimaksudkan agar potensi penghimpunan tersebut dapat lebih optimal tercapai dan program pendayagunaan dana zakat dapat diwujudkan,” jelasnya.

Yuana menambahkan, saat ini terdapat 20.852 unit koperasi yang bergerak pada usaha simpan pinjam. Dari jumlah itu, 4.648 unit diantaranya menjalankan unit simpan pinjam dan pembiayaan syariah yang berbentuk KSPPS/USPPS Koperasi. Lanjut dia, berdasarkan Peraturan Menteri Koperasi dan UKM No 11/ 2017, KSPPS/USPPS Koperasi disamping menjalankan kegiatan bisnis (tanwil) juga menjalankan kegiatan sosial (maal) untuk pemberdayaan anggota dan masyarakat di bidang sosial dan ekonomi.

Sebelum MoU dengan Baznas, Yuana mengakui pihaknya sudah lebih dahulu bekerjasama dengan beberapa lembaga amil zakat nasional (Laznas), yaitu Dompet Dhuafa, Baitulmaal Muamalat, Lazis MU, Hidayatullah, PKPU, Rumah Zakat, dan Laznas BSM. “Dengan kerja sama ini, terdapat 214 unit KSPPS/USPPS Koperasi menjadi Mitra Pengelola Zakat Laznas,” jelas Yuana lagi.

Masih diungkapkan Yuana, sebagai hasil upaya tersebut, dari 214 MPZ Laznas yang ada telah terhimpun dana zakat sebesar Rp10 miliar pertahun, yang dimanfaatkan untuk pemberdayaan sosial, melalui kegiatan pemberian sembako, beasiswa, dan bantuan kesehatan bagi Mustahik. Sekaligus pemberdayaan ekonomi Mustahik seperti yang dilaksanakan KSPPS Bringharjo Yogyakarta melalui Angkringan Mbah Harjo.

Sementara itu Dirjen Bimas Islam Kementerian Agama, Prof Dr Muhammadiyah Amin, menekankan bahwa peruntukkan zakat itu sangat jelas. Yakni untuk kegiatan sosial dan pemberdayaan ekonomi masyarakat miskin, bukan untuk pembangunan infrastruktur. “Zakat itu artinya tambah, berkembang, dan subur. Sayangnya, yang terabaikan di Indonesia itu ya zakat. Bila seluruh rakyat membayar zakat, maka akan terkumpul sebesar Rp217 triliun. Tapi zakat yang terkumpul masih jauh di bawah itu,” jelasnya.

Prof Muhammadiyah juga bmenyambut baik MoU ini, karena diharapkan mampu mendulang potensi zakat lebih banyak lagi dari masyarakat. Bahkan kata dia, sebagai regulator ia berharap MoU ini mampu mewujudkan tujuan penyaluran zakat.

Adapun Dirut Baznas Arifin Purwakananta menanggapi, dengan MoU tersebut merupakan penyatuan dari tiga gerakan, yaitu Gerakan Zakat, Gerakan Koperasi, dan Gerakan Baitul Maal Tanwil (BMT), memiliki visi sama untuk pemberdayaan ekonomi umat. “Hal ini juga bisa mendorong lebih banyak koperasi untuk menjadi UPZ Baznas. Kita bisa saling melengkapi,” tandas Arifin. (Slamet A Wijaya).

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.